Hal tersebut terjadi saat Gubernur Doktor Zul bersama rombongan melewati arena setelah kunker dari kecamatan Sape dan Lambu, menuju kecamatan Monta Kabupaten Bima.jelasnya ,,
"Pacoan jara ini harus terus dilestarikan, namun karena ramai ditengah pandemi harus jaga prokes,"kata Gubernur NTB disela kunkernya selama 3 hari di Bima, Kamis (30/9/202I).
Sehingga pandemi dapat cepat berlalu. Selain itu jelas Gubernur, masyarakat harus tetap mengetahui tradisi dan budaya pacuan kuda ini.
Apalagi kegigihan bocah cilik yang menjadi joki yang memacu kudanya, dengan keberanian dan tanpa rasa takut.
Salahsatu panitia, Arif warga kota Bima mengaku kaget tiba-tiba dikunjungi dan ditonton oleh Gubernur.
Ia mengajak masyarakat dan terus menghimbau penonton pacuan kuda untuk taat prokes. Tetap gunakan masker dan jaga jarak. PB,,,
Rilis Diskominfotik NTB

COMMENTS